"Keuntungan Financial Asuransi Jiwa (Beda menabung di Bank dan Asuransi)"Sudah menjadi suatu kebiasaan sebagian besar orang untuk melindungi asetnya dengan menabung. Mereka menyisihkan sebagian dari penghasilannya dengan ditabung untuk tujuan memenuhi kebutuhan yang berbeda di masa yang akan datang. Misalnya untuk membeli barang, modal usaha, biaya pendidikan, biaya kesehatan atau untuk biaya hari tua. Atau bahkan dengan hasil tabungan ini dapat juga mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terduga atau bahkan tidak diharapkan. Misalnya ada anggota keluarga yang sakit atau musibah yang lain. Kebiasaan menabung itu baik dan harus dilakukan.

Seringkali juga kita temui banyak orang yang punya keyakinan bahwa menabung lebih baik daripada membeli produk asuransi. Tetapi apakah kita sudah menyadari bahwa dengan memiliki asuransi jiwa, berarti kita mempunyai pilihan cara menabung yang lebih baik? Keuntungan Finansial apa yang bisa kita dapatkan dengan menabung melalui Asuransi Jiwa?

Untuk membuktikan bahwa menabung melalui Asuransi Jiwa memiliki keuntungan finansial yang lebih baik bila dibandingkan dengan cara menabung konvensional, bisa Anda lihat melalui ilustrasi perbandingan di bawah ini.

Contoh :

Pak Bejo saat ini berusia 30 tahun dan mempunyai satu orang anak berumur 3 tahun. Dia mempunyai rencana 15 tahun kemudian berharap mempunyai cukup uang sebesar 180 juta untuk memasukkan anaknya ke bangku kuliah. Untuk mewujudkannya dia menabung setiap bulan sebesar 1 juta. Mari kita lihat apa yang akan terjadi bila seandainya Pak Bejo mengalami cacat tetap atau meninggal dunia pada tahun ke-5 sebelum target jumlah tabungannya tercapai.

 

  • Menabung pada Produk Tabungan Konvensional/Bank

Sebuah Produk Tabungan akan berakhir apabila pemegang rekening meninggal dunia. Dan ahli waris hanya akan mendapat sejumlah dana yang tercantum pada rekening tabungannya.

Jika Pak Bejo menderita cacat tetap, dia sebagai pencari nafkah utama akan kesulitan meneruskan tabungannya dikarenakan tidak bisa bekerja. Dan bila dia meninggal dunia pada saat usia tabungannya yang ke-5, ahli warisnya hanya akan menerima sebesar jumlah tabungannya yaitu 60 juta ditambah bunga bank, lalu bagaimana dengan cita-cita agar anaknya bisa masuk kuliah? Tentu akan sulit sekali hal itu tercapai.

  • Menabung pada Produk Asuransi Jiwa

Pada saat pemegang polis meninggal dunia, ahli waris akan mendapatkan jaminan penuh sejumlah dana yang tercantum pada kontrak Asuransi Jiwa.

Apabila Pak Bejo menderita cacat tetap karena kecelakaan, tabungannya sebesar 1 juta per bulan akan dibayarkan oleh pihak perusahaan asuransi jiwa sampai masa kontraknya berakhir seperti yang tercantum dalam polis. Apabila dia meninggal dunia maka pihak ahli warisnya akan tetap menerima uang pertanggungan seseuai dengan kontrak di dalam polis, misalnya sebesar 180 juta (padahal jumlah tabungan Pak Bejo baru sebesar 60 juta selama 5 tahun). Jadi dengan ilustrasi di atas jelas bahwa cita-cita Pak Bejo yang ingin menyekolahkan anaknya sampai kuliah akan mudah tercapai dengan bantuan asuransi.

Tentu saja angka-angka besarnya manfaat pertanggungan yang tercantum di atas hanya sebagai contoh dan kebijakan masing-masing perusahaan asuransi akan berbeda-beda tergantung perjanjian kontrak dalam polis asuransi masing-masing. Tapi secara garis besar pihak perusahaan asuransi memang akan memberikan perlindungan kepada para nasabahnya dengan manfaat terbaik yang dipilih oleh masing-masing nasabah.

Dari contoh ilustrasi di atas, bisa kita simpulkan Asuransi Jiwa memberikan suatu nilai lebih baik terhadap uang Anda untuk jangka panjang. Disamping itu, Asuransi Jiwa juga memberikan Anda rasa aman dan bebas dari perasaan khawatir. Menabung di Bank untuk kebutuhan jangka pendek adalah baik, tetapi perlu juga kita pikirkan pilihan untuk memberikan proteksi keuangan yang memberikan keuntungan finansial secara aman dengan menabung juga di asuransi untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang.

Incoming search terms:

  • keuntungan asuransi
  • untung rugi asuransi
  • keuntungan menabung di bank
  • manfaat menabung di bank
  • pengertian keuntungan finansial
  • manfaat menabung
  • menabung di bank
  • pengertian menabung
  • perbedaan bank dan asuransi
  • untung rugi asuransi jiwa

One Response to “Keuntungan Finansial Asuransi Jiwa (Beda menabung di Bank dan Asuransi)”

Leave a Reply